Senin, 29 September 2014

PENGANTAR TEKNOLOGI INTERNET DAN NEW MEDIA


Definisi New Media

Internet (Interconnection network) adalah suatu jaringan komputer yang saling berhubungan antara komputer satu dengan komputer lainnya. Sejarah internet awalnya berasal dari proyek ARPA yang dibentuk tahun 1969 oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Proyek ini kemudian dikenal dengan ARPANET (Advanced Research Project Agency Network) yang melakukan riset tentang cara menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya agar bisa saling berkomunikasi. Pada tahun 1970, proyek ini berhasil menghubungkan lebih dari 10 komputer dalam bentuk jaringan, dan beberapa tahun kemudian, hasil riset proyek ini dikembangkan di luar Amerika. Karena jumlah komputer yang terhubung semakin banyak, maka pada tahun 1980 dibuatlah protokol resmi yang dikenal dengan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). 
New Media adalah sarana media yang baru. Baru yang dimaksud adalah dilihat dari segi waktu manfaat, produksi, dan distribusinya. Contoh dari New Media adalah Internet, website, CD-ROMS, dan DVD.

Pandangan New Media

            New Media adalah perkembangan dari media sebelumnya. New Media kini berbentuk digital dan memudahkan kita unruk mendapatkan informasi dari belahan dunia manapun. Tetapi New Media juga memiliki nilai negative. Contohnya untuk menyindir dan menipu seseorang. Perkembangan New Media seharusnya diimbangi dengan pola pikir yang positif dari para penggunanya.

Manfaat New Media

            Dari penjelasaan sebelumnya New Media memiliki kelebihan dan juga kekurangan, diataranya sebagai berikut:
Manfaat New Media:
·         Mengakses informasi lebih mudah dan cepat, dimana saja dan kapan saja
Memunculkan peluang bisnis seperti online shop
·         Sebagai media hiburan seperti game online, media sosial, dan streaming video
·         Dapat menjadi bahan pembelajaran atau referensi dalam perkuliahan.

Kekurangan  New Media:
·         Mudah mengakses situs dewasa
·         Rawan pencurian data contohnya hacker yang ingin membobol data seseorang atau institusi
·         Alat yang kita gunakan untuk mengakses suatu informasi atau aplikasi mudah terkena virus

Komponen New Media

1.      Handphone/Smart phone
Kita dapat mengakses jejaring sosial seperti facebook, twiter, path, dan lainnya dengan mudah menggunakan smart phone kita.
2.      Komputer
komputer juga memudahkan kita untuk mengakses situs yang kita inginkan.  
3.      Internet
Internet adalah komponen yang menghubungkan smart phone atau komputer kita untuk mengakses situs yang kita inginkan

Contoh Aplikasi New Media

·         Facebook
Facebook adalah jejaring sosial yang didirikan oleh Mark Zuckerberg. Facebook diluncurkan pada tahun 2004. Media ini adalah contoh aplikasi yang digunakan untuk berinteraksi dengan manusia lainnya di seluruh dunia seakan tanpa ada batasan geografi.
·         Youtube
Youtube adalah sebuah situs web video yang dibuat pleh tiga mantan karyawan PayPal pada tahun 2005. Situs ini memungkinkan pengguna mengunggah, menonton, dan berbagi video.
·         Wikipedia
Wikipedia adalah suatu aplikasiyang berisi tentang edukasi dan menyajikan informasi tentang ensiklopedia  dan juga memuat artikel atau berita yang masih baru.

SUMBER:




Jumat, 30 Mei 2014

HUBUNGAN MANUSIA DENGAN KEBUDAYAAN




Secara bahasa, manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin), yang berarti berfikir, berakal budi atau makhluk yang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain). Sedangkan secara umum pengertian kebudayaan merupakan jalan atau arah didalam bertindak dan berfikir untuk memenuhi kebutuhan hidup baik jasmani maupun rohani.
                                      
Manusia dan kebudayaan pada hakekatnya memiliki hubungan yang sangat erat, dan hampir semua tindakan dari seorang manusia itu adalah merupakan kebudayaan. Manusia mempunyai empat kedudukan terhadap kebudayaan yaitu sebagai:
·         Penganut kebudayaan,
·         Pembawa kebudayaan,
·         Manipulator kebudayaan, dan
·         Pencipta kebudayaan.

Contoh-Contoh Hubungan Antara Manusia dengan Kebudayaan         
1.      Kebudayaan-kebudayaan khusus atas dasar faktor kedaerahan
Contoh: Adat-istiadat melamar di Lampung dan Minangkabau. Di Minangkabau biasanya pihak permpuan yang melamar sedangkan di Lampung, pihak laki-laki yang melamar.
2.      Cara hidup di kota dan di desa yang berbeda ( urban dan rural ways of life)
Contoh: Perbedaan anak yang dibesarkan di kota dengan seorang anak yang dibesarkan di desa. Anak kota bersikap lebih terbuka dan berani untuk menonjolkan diri di antara teman-temannya sedangkan seorang anak desa lebih mempunyai sikap percaya pada diri sendiri dan sikap menilai ( sense of value )
3.      Kebudayaan-kebudayaan khusus kelas sosial
Di masyarakat dapat dijumpai lapisan sosial yang kita kenal, ada lapisan sosial tinggi, rendah dan menengah. Misalnya cara berpakaian, etiket, pergaulan, bahasa sehari-hari dan cara mengisi waktu senggang. Masing-masing kelas mempunyai kebudayaan yang tidak sama, menghasilkan kepribadian yang tersendiri pula pada setiap individu.
4.      Kebudayaan khusus atas dasar agama
Adanya berbagai masalah di dalam satu agama pun melahirkan kepribadian yang berbeda-beda di kalangan umatnya.
5.      Kebudayaan berdasarkan profesi

Misalnya: kepribadian seorang dokter berbeda dengan kepribadian seorang pengacara dan itu semua berpengaruh pada suasana kekeluargaan dan cara mereka bergaul. Contoh lain seorang militer mempunyai kepribadian yang sangat erat hubungan dengan tugas-tugasnya. Keluarganya juga sudah biasa berpindah tempat tinggal.
Dart sisi lain, hubungan antara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dengan masyarakat dinyatakan sebagai dialektis, maksudnya saling terkait satu sama lain. Proses dialektis ini tercipta melalui tiga tahap yaitu :
1. Ekstemalisasi, yaitu proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunianya. Melalui ekstemalisasi ini masyarakat menjadi kenyataan buatan manusia
2. Obyektivasi, yaitu proses dimana masyarakat menjadi realitas obyektif, yaitu suatu kenyataan yang terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia. Dengan demikian masyarakat dengan segala pranata sosialnya akan mempengaruhi bahkan membentuk perilaku manusia.
3. Intemalisasi, yaitu proses dimana masyarakat disergap kembali oleh manusia. Maksudnya bahwa manusia mempelajari kembali masyarakamya sendiri agar dia dapat hidup dengan . baik, sehingga manusia menjadi kenyataan yang dibentuk oleh masyarakat.
Apabila manusia melupakan bahwa masyarakat adalah ciptaan manusia, dia akan menjadi terasing atau tealinasi (Berger, dalam terjemahan M.Sastrapratedja, 1991; hal : xv)
Manusia dan kebudayaan, atau manusia dan masyarakat, oleh karena itu mempunyai hubungan keterkaitan yang erat satu sama lain. Pada kondisi sekarang ini kita tidak dapat lagi membedakan mana yang lebih awal muncul manusia atau kebudayaan. Analisa terhadap keberadaan keduanya hams menyertakan pembatasan masalah dan waktu agar penganalisaan dapat dilakukan dengan lebih cermat.
Sumber: